Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Februari 2010

Rubik 3x3


Ehm,,, cek, cek,, tes satu dua tiga, dicoba. yah kali ini saya akan memulai tulisan dengan berpredato lebih dulu

Sodara-sodara, sehubungan dengan banyaknya permintaan untuk menampilkan tentang rumus rubik, maka pada kesempatan ini perkenankanlah saya memposting rumus rubik yang saya pake sejak dulu. Rumus ini merupakan rumus dasar, beginner banget lah pokoknya,,dan sudah ditranslet oleh teman saya (thx mas awe). monggo-monggo silahkan dibaca dengan seksama dan semoga bermanfaat. Tapi saya yakin Anda bakalan tambah bingung baca rumus ini wakakakakak

Jumat, 19 Februari 2010

11 Teknik Mengasah Otak


Para ilmuwan dari University of California, Berkeley, AS, pernah meneliti otak tikus. Mereka menemukan, otak tikus tumbuh sebesar 4 persen saat mereka dipaksa menjalankan tugas mental setiap hari, misalnya mencari jalan keluardari lorong yang berliku, memanjat tangga, dan bersosialisasi dengan tikus lain.

Nah, otak tikus saja bisa dilatih untuk tumbuh, apalagi otak manusia. Makin dilatih, otak kita pasti kian tajam. Kehilangan daya ingat dalam jumlah tertentu pada usia berapa pun adalah wajar, sama seperti terjadinya perubahan pada organ tubuh lain.Yang penting, jangan malas untuk rajin melatih otak kita agar daya ingat tetap kuat sepanjang masa.

Kamis, 18 Februari 2010

Tips Membicarakan Orang Tanpa Ketahuan Walaupun Face To Face

Di Berita ada kasus 4 orang siswa dikeluarkan dari sekolah karena cukup sangat tidak pandai dalam membicarakan orang baik itu dalam hal yang buruk maupun sangat sensitif...

beritanya di : http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=71143

masa kita diberi akal budi melakukan hal frontal
seperti si Shigeru itu ga layak hidup ya !
nah siapa yang nga sakit hati ??

jadi ada banyak teknik untuk membicarakan orang
seperti jika di internet ( social networking )
mungkin jika anda membicarakan seseorang seperti guru / presiden dapat berakibat fatal... jadi gunakan cara2 seperti ini...

Selasa, 09 Februari 2010

Mengurangi Resiko Tersesat Dalam "LINTAS ALAM"


Keselamatan adalah yang utama, atau kita banyak menbasa slogan 'utamakan selamat', hal ini tentu sangat berlaku bagi para pencinta alam yang ingi tracking/melaksanakan lintas alam, ataupun mendaki sebuah gunung (banyak gunung juga ndak papa kok he he he).
Yang harus dilakukan adalah :
1. Persiapan fisik (otomatis dong)
2. Rencana trayek lintas alam (biasanya kalo obyek yang sering dilakukan lintas alam/pendakian pasti ada petanya)
3. Peralatan, ini dia baru bicara dana yang agak besar neh, kan demi keselamatan, deal kan?
Dalam hal ini akan lebih dibahas bagaimana menggunakan alat navigasi agar tidak tersesat dalam kondisi apapu (INSYA ALLAH).
Peralatannya adalah kompas dan GPS, hanya itu??? YA!!! itu saja!!!
bagaimana metodenya???

Permainan yang Disukai Wanita, Pria Harus Tau !!


Semua wanita pasti pengen punya pasangan seorang pria yg baik dong, tapi sayangnya banyak pria2 yg baik hati itu juga membosankan hehehe...
Maka supaya hubungan tidak menjadi membosankan, para cowok harus tahu beberapa permainan yang disukai oleh para wanita.

Minggu, 10 Januari 2010

Cinta Yang Tak Pasti

kemarin malam saya sempat membaca sebuah puisi yang menyentuh hatiku (cieelaah..).
gini nih isinya..


"mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti
mungkin aku tak sengaja jg mnykiti
andai aku tau isi hatimu
andai kesempatan itu datang lagi padaku
sekarang mustahil bagiku
bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
dan cinta ni jadi sesak dalam dadaku
aku tau cinta ini sudah tak laku
tapi biarkan cinta ini aku miliki
biarkan cinta ni menjadi bebanku
aku tak peduli
meski menghambat jalanku
aku tau mencintaimu adalah tak pasti"

Pendidikan Dijual Bro..


Pendidikan Indonesia itu memang payah, begitulah yang saya pikirkan setelah Ummi ( Ibu saya ) menelepon dua jam yang lalu saat beliau mengambil rapot atau hasil belajar saya semester ganjil ini. Sebenarnya itu bukan karena nilai saya yang jelek ataupun jeblok, akan tetapi Ummi menelepon gara - gara ada masalah adminstrasi yang belum terselesaikan.

Ketika saya bertanya, apa yang belum dibayar di sekolah karena saya merasa benar - benar tidak pernah menyelewengkan uang SPP bulanan (hehehe...), beliau mengatakan "Uang Pembangunan". Ha ?! Saya tidak percaya akan semua ini, dulu waktu kelas satu saya dan teman - teman sudah di"mintai" Uang Pembangunan sebesar Rp 2.000.000,-...dan itu bukan jumlah yang kecil untuk Pendidikan, yang katanya di Indonesia ini anggarannya mencapai 20 % dari seluruh anggaran negara. Tetapi, sekarang malah ditambah lagi dan besarnya juga "nggak main - main" yaitu, Rp 250.000,-. Sebenarnya ini bukan masalah besarnya biayanya tetapi sudah melanggar logika saya, bukankah anggaran pendidikan di Indonesia itu 20% ? Mengapa semuanya tetap menjadi mahal begini dan begitu ? Saya masih tidak habis pikir, karena uang SPP per bulan saya sudah mencapai angka Rp 200.000,-. Bukan main mahalnya...



Lagi - lagi Kepala Sekolah mengatakan kalau ingin fasilitas sekolah ditambah, maka iurannya harus tetap jalan. Huh dasar, mau bagaimana lagi kalau Kepala Sekolahnya seperti ini. Begitu yang saya pikirkan saat berhadapan dengan Kepala Sekolah saya yang kebetulan orangnya cerdas dan smart serta supel.

Berjuta pertanyaan menggelantung di kepalaku. Masalahnya bukan itu pak, akan tetapi sebenarnya pos anggaran sekolah itu menuju kemana saja sih ? Mengapa perpustakaannya tetap kumal ? Katanya laboratoriumnya mau ditambah ? Katanya mau buat taman ? Kok malah yang dibuat cuma halaman yang disemen dan dicat hijau ? Dasar.

"Gila, gila bener ! Sekolah SMA saja musti ngeluarin duit jutaan rupiah. Yang nggak bisa bayar dianggap mengundurkan diri. Yang nyicil harus mengaku miskin dulu", begitu tutur salah seorang teman saya. Saya sadar bagaimana jengkelnya teman saya tersebut, pertanyaan yang sebenarnya hanyalah INI SEKOLAH APA JUALAN ?!


Saya jadi teringat buku Ngrasani SBY, karya Mas Erwan Widyarto yang baru saya baca tadi malam menjelang tidur. Di halaman 153 - 156, yang judulnya "Jualan Jadup". Bahwa, seorang pemimpin bermental bebek akan membawa anak buahnya menjadi bebek - bebek pula. Begitu pula, seorang pemimpin bertemperamen macan akan membuat anak buahnya menjadi macan yang menakutkan. Konon, kata - kata itulah yang sering diucapkan oleh Bung Karno, pemimpin besar revolusi bangsa kita. Bangsa Indonesia sudah dipimpin oleh banyak tokoh dan mungkin ada benarnya juga kata - kata tersebut, karena saat ini banyak yang menjadi pedagang di negeri kita. Semuanya serba diperdagangkan, bank - bank dijual, komunikasi dilego dan disitulah letak kebenarannya yaitu, refleksi dari yang di atas. Mungkin karena pemimpin di atas dari golongan pebisnis.

Ya, beginilah negeri pedagang. Mental - mental pedagang yang dibawa oleh para penjajah masih menancap kuat dan terpelihara. Kembali ke topik Pendidikan, bahwa sebenarnya negara kita ini sudah takluk oleh WTO ( World Trade Organization ). Mengapa ?! Karena Pendidikan di negeri kita ini sudah ditentukan sebagai Perdagangan Jasa. What ?!?!

Benar - benar luar biasa negara kita ini. Semuanya dijadikan komoditas perdagangan, bahkan bencana alam dan tsunami-pun digolongkan sebagai komoditas perdagangan. Memberi bantuan terkadang dengan pemikiran bagaimana dana bantuan tersebut bisa kembali, kepentingan politik, dll.

Owh, dasaar....